Maaf Tuhan, Kali Ini Aku Serakah - Karya Mahasiswa Mading KABIN Edisi IX

Maaf Tuhan, Kali Ini Aku Serakah 

satu kali saja tuhan, hanya kali ini

Maaf Tuhan, kali ini aku serakah. Kita diajarkan untuk menerima ketika sesuatu pergi. Namun kali ini aku ingin serakah. Aku tak mau ketika senyum manis dan tatapan yang lembut itu bukan untukku. Aku tak mau hanya sementara, tak suka berbagi, apalagi terbagi. Jadi, untuk kali ini, aku ingin serakah.

Namun Tuhan, aku tahu ia bukan milikku. Ia hanya sementara, sesuatu yang sewaktu-waktu akan Kau tagih kembali. Maka, sebaik-baiknya manusia adalah yang hanya meminta kepada-Mu. Dengan rendah hati dan ketulusan, Tuhan, aku tak meminta dunia dan seisinya. Yang kuinginkan hanya satu manusia.

Bukankah Tuhan yang menciptakan rasa ingin memiliki ini di dalam diri manusia? Lalu mengapa aku harus merasa bersalah karena ingin dicintai dengan utuh?

Kairav

Posting Komentar

0 Komentar